Selang Januari-Agustus 2020, Ditaksir Harga SBW Keluar dari Gorontalo Rp41,5 M

Selang Januari-Agustus 2020, Ditaksir Harga SBW Keluar dari Gorontalo Rp41,5 M

Sumber: Hulondalo.id

Sarang Swift.

Hulondalo.id – Tiga tahun terakhir, lalu lintas pengeluaran dalam negeri sertifikasi sarang burung walet (SBW) dari Karantina Pertanian Gorontalo terus meningkat.

Bahkan di tengah pandemi Covid-19, dari data sistem informasi karantina, KKNI periode Januari hingga Agustus 2020, total volume SBW bersertifikat melalui Karantina Pertanian Gorontalo mencapai 4,1 ton. Sebelumnya pada 2019 sebanyak 3,9 ton dan pada 2018 sebanyak 2,2 ton.

“Jumlah permintaan inspeksi karantina sertifikasi pengiriman SBW dari Gorontalo ke beberapa daerah terus meningkat. Kami berikan apresiasi kepada para pelaku usaha SBW yang terus meningkatkan produksinya sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat Gorontalo tetapi juga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Gorontalo. dikirim sebagai bahan baku ekspor, ”kata Plt. Kepala Karantina Pertanian Gorontalo, Donni Musydayan Saragih, melalui keterangan tertulisnya, dikutip dari laman tersebut Facebook Badan karantina pertanian.

Donni menuturkan, mayoritas SBW Gorontalo dikirim ke Surabaya, Pekanbaru, Semarang, dan Jakarta.

Ada indikasi SBW ini akan diproses lebih lanjut di rumah produksi di sana untuk dijadikan bahan baku ekspor, jelasnya.

Ketua Umum Paguyuban Petani Sarang Walet Nusantara (PPSWN) Provinsi Gorontalo, Yanto Turede, mengatakan rata-rata rumah walet di Gorontalo bisa berproduksi 2 kilogram per bulan.

“Ada 675 rumah basah di Gorontalo, artinya setiap bulan ada sekitar 1.350 kilogram produksi sarang walet dari Gorontalo,” kata Yanto seraya menambahkan bahkan ada rumah walet di Gorontalo yang mampu berproduksi hingga 60 kilogram per bulan.

Diketahui, berdasarkan hasil pemeriksaan fisik yang dilakukan petugas karantina terhadap produk sarang burung walet yang dilintasi di Gorontalo didominasi oleh mangkok dan bentuk pecah-pecah. Untuk kelas Semangkuk dihargai Rp. 10 juta sampai dengan Rp. 14 juta per kilogram, sedangkan sesar dihargai Rp. 8 juta sampai dengan Rp. 10 juta per kilogram.

Baca:  Musda Golkar Kabupaten Gorontalo Diundur

Dengan begitu, Balai Karantina Pertanian Kelas II Gorontalo mencatat nilai potensi komoditas sarang burung walet yang meninggalkan Gorontalo pada tahun 2020 hingga Agustus sebesar Rp 41.556.900.000. (yadin)

Artikel Januari-Agustus 2020, Taksiran Harga SBW Dari Gorontalo Rp41,5 Miliar Dipublikasikan Pertama Kali di Hulondalo.id. Hak Cipta oleh Hulondalo.id.